Ngentot Pembantu Komplek Yang Imut Dan Bahenol

Indo Player 18 - " nama ku Parto! " kata gua memperkenalkan diri.
" rani, makasih yah mas Parto, dah bantuin aku tadi. " kata cewe yg bernama Rani ini.
" kalau sampai hilang, bisa marah nyonya ku." kata Rani sambil senyum genit.
" ah kan sudah tugas ku mbak sebagai satpam komplek, lagian kok bisa2 nya itu jambret masuk ke dalam wilayah saya! Kalau mbak ga narik saya tadi sudah habis saya hajar, jadi kabur deh tuh bangsat!" jawab Parto sang Satpam komplek.

" ya sudah sini saya temani, naik motor saya aja mbak, di blok mana sih..." kata Parto lagi.
" eh boleh deh mas Parto, ga repotin kan, lurus aja mas, nanti di perempatan besar baru ke kiri..." jawab Rani sambil naik ke motor matic Parto.

Ngentot Pembantu Komplek Yang Imut Dan Bahenol

Sepanjang jalan rani seperti menempelkan badan montok nya ke punggung Parto, rani memang terkenal sebagai babu genit di dalam Blok nya, tapi hanya sebatas genit, belum ada supir, kuli atawa jongos bahkan sekurity spt Parto yg sudah berhasil menggaet nya. Parto adalah kepala sekurity komplek, bertugas menjaga keamanan sepanjang jalan besar komplek yg tidak terlalu besar ini, tapi penghuni nya adalah kaum elite kelas atas ibukota!

Parto seorang pemuda berbadan tegap, tinggi dan macho! Parto sebenarnya mantan tentara, tapi karena menghajar seorang anak Kolonel, yang kalah bermain biliard dan tidak mau bayar uang taruhan, Parto emosi, dan menghajar badan anak itu dengan menggunakan semua stick billiard yang ada, sampai semua patah! Besok nya malah Parto yang habis di hajar di komando, dan masuk ke dalam buih selama hampir 3 bulan! Seandai nya atasan Parto tidak membantu, pasti Parto masih di dalam penjara, dan hampir setiap hari habis di pukuli! Setelah keluar penjara Parto di berikan pekerjaan oleh mantan komandan nya, Parto di titipkan ke seorang yang sangat kaya, dan Parto di angkat menjadi komandan sekurity di komplek elite tersebut! Kebetulan boss nya punya saham di perumahan itu. Parto adalah seorang anak sebatang kara! Ayah nya konon seorang tentara Amerika yg desersi, lalu berhasil kabur ke Indonesia, lalu menikah dgn ibu Parto yg berdarah Sunda. Nama Parto di ambil dari kata Lebanon! Ga heran Parto berperawakan tegap dan berwajah ganteng! Tapi ekonomi keluarga Parto yg kurang baik! Ibunya masih ada dan tinggal di sebuah desa kecil di Ciwidey, Parto merantau ke ibukota utk menjadi tentara, tapi gagal karena kesalahan nya sendiri! Ayah Parto sudah lama meninggal, saat Parto berusia belasan tahun, skrg Parto ber umur 22 tahun, menjelma menjadi pemuda yg ganteng, di balik seragam sekurity nya Parto gagah sekali!

Wajar Rani babu ganjen jatuh hati dgn ketampanan pemuda yg baru menolongnya. Tapi Parto belum menanggapi dengan serius, Parto memang termasuk penjahat kelamin, dan sering menjual jasa utk tante2 yg haus akan sex! Di tambah dgn ilmu sirep yang di berikan oleh tetangga di desa nya yg termasuk jawara di kampung Parto, sahabat ayah nya. Yang mengajar silat dan berbagai ilmu kebatinan untuk Parto. Dalam boncengan motor nya rani sengaja menempel kan senjata andalan nya, yaitu tete nya yg lumayan besar, Parto tau sedang di goda, dan membiarkan gundukan daging itu menempel di punggung kekar nya. Malah Parto dengan iseng membaca mantra birahi utk menggoda Rani.

" mas, kok pelan sih motor nya...ssshh akuh mo pipiss masss...." kata rani tiba2, dia kaget, karena tiba2 di kewanitaanya seperti ada yg menggelitik, seperti ada sesuatu yg mengelus, seketika menjadi basah. Rani memang berjauhan dari suaminya, rani termasuk wanita gatelan, di kamarnya selalu ada timun segar atau terong, utk digunakan menggaruk liang memeknya! Tapi rani termasuk babu yg tidak gampangan, belum pernah ada yg berhasil membawa rani ke tempat tidur. Malah rani yg berhasil minta di beliin pulsa, atao sekedar jajan bakso. Tapi saat ini, pesona Parto membuat dia takluk, di tambah rangsangan tiba2, membuat rani menjadi agresip, tangan nya memeluk pinggang Parto yg ramping, dan merambat ke perut sixpacknya! Tangan satu nya menahan kresek belanjaan.

" ini dah belok kiri, rumah nya di mana mbak..." kata Parto tiba2 mengerem motornya sehingga toket rani menekan lebih keras ke punggungnya.
" ouw mass..aahh...kok rem tiba2 sih...aduh..." kata rani genit.
" hehehe, abis tuh tete di tempelin di punggung saya terus sih... Bikin gemes aja..." kata Parto cuek.
"iihhh apaan sih...genit ih mas..jorookkk.." kata rani dgn bibir di cemberutin, " udah mas..ini umah'e..." lanjut rani lagi.

Parto berhenti di depan rumah yg cukup besar, lalu rani turun, dan menawarkan minum untuk Parto.
" mas mau mampir ga...aku bikinin kopi..." kata rani genit.
" ah ga enak, nanti majikan mu tau, malah marah lagi...nanti2 aja..." jawab Parto
" ga ada kok, sore baru pulang, lagi jemput non sekolah, nyonya ku, tuan sih ke kantor, paling cuma pembantu yang lain, mereka sih takut sama aku.." kata Rani menunjukan kuasa nya. Siang itu rani memakai kaos ketat, bergaris2, di padu dgn jeans ketat yg bolong2, rambut nya yg agak keriting di ikat, mukanya juga di hiasi make up tipis, dan lipstick merah.

" ah boleh juga nih babu, dah lama ga ngewe ama yg beginian gua.." pikir Parto. Terakhir dia ML itu malam minggu kemarin, Parto di booking oleh seorang tante dari Semarang, tante yg berusia 35 tahun, masih memiliki body sintal, walo payudara nya tidak terlalu besar, tapi masih berlibido tinggi, Parto menggenjot hampir semalaman, tante Lisa tepar penuh kenikmatan setelah orgasme nya tidak terhitung. Walaupun bayaran dari menjadi gigolo lumayan Parto tetap menjadi sekurity, memang Parto senang menjadi sekurity, sayang cita2 nya menjadi tentara kandas!

Parto memasuki perkarangan rumah mewah itu, memarkirkan motor nya dan masuk lewat pintu belakang, dan ternyata rumah tersebut dalam nya luas, ruangan utk pembantu, di pisah, sehingga pembantu tidak bisa masuk ke dalam ruang utama apa bila majikan tidak di tempat, tapi fasilitas utk para pembantu dan supir termasuk lengkap, dari kulkas, kompor, dan TV plasma ukuran 33" ada. Parto sudah biasa memasuki rumah mewah, jadi dia sudah terbiasa dgn situasi seperti ini, Rani memiliki kamar sendiri, dan WC sendiri, pembantu lain nya tidur bersamaan di dalam kamar yg cukup besar. Di sana masih ada 3 orang pembantu perempuan lagi. Dan masih cenderung muda. Pantas saja Rani berkuasa.

" ini belanjaan pesanan nyonya, taruh dulu di kulkas sini, nanti kalo nyonya pulang masukin di kulkas depan yah... Kalian jangan keluar rumah, aku lagi ada tamu." kata rani dgn gaya bos.

" mas masuk aja ke kamar itu mas...aku mau ambil minum dulu yahhh...." kata nya genit


Parto masuk ke dalam kamar Rani, tanpa menutup pintu, dan duduk di pinggir kasur, utk kamar babu sih mayan gede juga, dan cukup nyaman, dan ga lama Rani masuk membawa kopi kaleng dingin.


" ini mas, enak dingin yah..aduh aku ke WC dulu yah mas..kebelet...sihhh..sshhh.." katanya genit, selagi rani keluar, Parto kembali merapal mantra birahi, dan rani kembali gelisah, dan tiba2 saja badan nya panas, dan memeknya menjadi gatal. Rani cepat2 menuju kamar mandi yg dekat dgn kamarnya, lalu membuka celana panjang nya, lalu di gantung, dan mencoba pipis... Rani merasakan itilnya mengeras, dan tete nya juga mengeras, pentilnya seperti ada rasa geli yg merayap di permukaanya, saat kencing nya berhenti rani menyiram air dan membersihkan dgn jari, dan ternyata sentuhan jari nya sendiri, membuat dia menjadi tambah horni!
" aduh, aku kenapa yah..sshhh..oohhh..aahhh..enak..sshhhh.." kata rani sambil mengocok itil nya sendiri. Lalu tiba2, TOK2!
" mbak aku jaga lagi yah.." kata Parto di luar kamar mandi.
"eh sebentar mas...oohh...sshhh..iyahhh" kata rani gelagapan.
Rani keluar dgn muka merah, menahan napsu, kepalanya sudah tidak bisa lagi waras, dan yg lebih gila lagi dia lupa memakai kembali celana kembali...
" mas, jgn balik dulu, sini mas..." kata rani.
" loh mbak kok cuma pake cawet aja " kata Parto.
"halah, wah, aku lupa, hayo cepat masuk mas...biyung..." kata rani nyadar kalo lupa pakai celana, pembantu yg lain karena takut sama rani, mereka pura2 tidak melihat, sambil menahan ketawa! Rani cepat2 menarik Parto masuk ke kamarnya lagi.
" napa sih mbak, saya kan harus jaga lagi . . . Kopi nya saya dah minum..." kata Parto dingin.
" mas..ini loh, aduh piye iki, mas Parto... Aduh..saya di bantu lagi mas..sshhh..." kata rani dgn muka gelisah, dia menggoyangkan kaki nya seperti orang kebelet kencing, sambil memegang tangan kekar Parto.
" bantu apa sih mbak... Kan saya sudah antar mbak..." jawab Parto singkat, Parto tau, ini waktunya bermain dgn rani, perempuan ini sudah dalam genggam nya, dan ini hanya tarik ulur supaya rani makin horni!
" ini loh mas..akuuh..kok jadi pingin..ituh..sshh..aduh isin aku..." kata rani kebingungan, dan rasa rangsangan itu makin kuat, sekarang malah merambat di dalam lubang memek nya, daging dalam nya seperti ada jutaan semut, yg menggelitik geli, rani makin becek... Badannya di tempelkan ke badan Parto yg kekar dan tinggi... Rani mau, tapi takut, masih ada perasaan gengsi, dari dalam hatinya, tp lebih dari sebagian sudah sangat menginginkan Parto.
Parto tau, dan secara iseng malah meremas susu Rani yg bergoyang goyang...
" tete nya gede sih mbak..." kata Parto sambil meremas.
" aahh mas...aduh..kurang ajar yah...oohhh.." kata rani masih pura2, tapi malah badan nya makin merapat ke badan Parto.
" jangan ah mas..aku punyahhh..oohh..suahmiihh..." kata rani lagi, tangan Parto masih meremas, tatap matanya bagai menusuk, lirih rani protes, malah badan nya makin menikmati remasan Parto.
" enak yah mbak, suaminya, pasti sering nete yah mbak..duh masih kenceng nih...." kata Parto sambil remas2 tete rani. Rani memegang tangan Parto, tapi hanya memegang bukan melarang.
" eh apa sih mas..ngawur sih..sshhh wes toh mas...nanti di intip.." kata rani melarang, tapi malah menikmati...
" alah apaan sih mbak... Udah diem aja..nihh..enak gakk..." kata Parto semakin berani, skrg tangan malah menggosok memek rani yg masih tertutup celana dalam nya.
"oohh mass...iihhh...kok mass..aahhh...ojooh mass..akuhh ndakk taahhaaann..." rintih Rani.
Parto yg sudah sering menghadapi keadaan seperti ini segera mengerti, buat dia ini cuma selingan di siang hari, biasa nya tante highclass yg dia garap, ato mahasiswi, tp memang rani mempunyai perawakan yg cukup menarik, apa lagi Parto bisa membuat harga dirinya naik di antara para laki2 yg mendekati rani di komplek. Dan memang semua tahu Parto, dan rata2 yang sudah kenal, jelas tidak akan berani melawan Parto!

Parto segera menutup mulut rani dgn mulutnya, kaos ketat rani di robek dgn kasar oleh Parto, sehingga langsung terbuka lah badan marni yg montok. BREEETTT!
" aahh masss...ohhh..di sooeekk siih mass..." kata rani... Tete besar nya segera terlihat, gunung kembar itu masih di bungkus BH hitam, belahan nya terlihat terjepit, dan dgn sentakan lagi Parto menarik tali BH rani hingga lepas... Skrg payudara rani bebas dari penahan nya. Dengan tenaga yg besar Parto menggendong rani, menyelipkan telapak tangan nya di ketiak rani, lalu mengangkat badan nya dan di taruh di meja dekat pintu, meja kecil, tapi pas menahan pantat rani, Parto dgn buas nya menjilati toket rani, kulit rani agak hitam, jadi pentilnya pun berwarna coklat tua, tapi bentuk tete rani cukup bagus, bulat dan masih kencang, karena rani blm pernah menyusui dan melahirkan, rani meronta kaget karena serangan Parto yg cepat dan bertubi2, badan nya sudah hampir telanjang, dan kini tete kebanggaan nya sedang di jilat oleh Parto, sekurity komplek yg baru dia kenal, jilatan Parto sungguh liar, cupangan langsung memenuhi bulatan tete rani, jika saja kulit nya putih, yakin bekas gigitan Parto tercetak jelas memerah! Rani meronta, tapi rangsangan juga sudah telanjur membius nya, Parto sengaja memainkan perasaan rani, dengan ganas Parto menyerang rani, meraba dan meremas semua badan rani, rani pun merasa basah di dalam kewanitaan nya, sudah sedari tadi rangsangan aneh muncul tiba2, birahi nya melegak tak terkontrol, tp masih ada sedikit akal sehat berkecamuk utk menolak, jilatan Parto menambah birahi rani yg bergejolak. Rani sadar bahwa dia sedang berselingkuh, runtuh sudah tembok kesombongan nya, kini dia dengan mudah di telanjangi oleh laki2 yg baru dia kenal, walaupun sering melihat. Pentil nya di kenyot oleh Parto, daging tete nya di remas dgn kasar, Parto memain kan jari nya di celana dalam rani, terasa betul celana itu sudah membasah. Rani merontah walaupun lemah. Ledakan birahi nya membuat akhirnya menikmati permainan kasar Parto! Dalam hati Parto mulai bersorak, karena rani mulai takluk, ditarik nya lagi dengan kasar celana dalam rani, hingga robek di bagian depan... Breett-
" aahh mass.. Ojo kasarr..aahhhh...massss..kerrii..oohhh..hmmmm" sesaat rani mau protes, Parto memainkan itilnya, rani melayang di sentuh bagian sensitif nya, birahinya yg sudah memuncak, makin tinggi rasanya. Jari Parto makin cepat menggosok itil rani.
" enak ga mbakk..hmmm.... Enakk kaannn....hhhaahhh..." tanya Parto.
Rani tidak bisa menjawab, sudah lama dia tidak di sentuh laki2, dan sekarang badan nya sudah bugil di hadapan Parto sang satpam komplek! Belum juga 5 menit Parto memainkan itil rani, badan rani langsung menegang, orgasme sudah menghajar nya, rani teriak lirih.
" aaghhh masss...oohhh sudaaahhh...aaahhh..aahhhh..." desah rani kencang.
Parto segera menghentikan kocokannya, lalu dia membuka celana birunya, dan langsung jatuh melorot, kontol Parto yg belum sepenuh nya berdiri terlihat gemuk, besar dan panjang, rani merinding melihat penis yg begitu besar.
"mmaaasss..besarr tennaannn..oohhh.." kata rani ketakutan...
" sini mbak..hisap..." kata Parto menarik badan rani dari atas meja... Sehingga rani terjatuh dan berlutut di depan kontol Parto yg besar.
Rani bingung, bukan tidak pernah menghisap penis, cuma kali ini batang Parto begitu besar dan berurat, jauh lbh besar dari ukuran suaminya, pelan rani menjilat ujung nya dahulu, lalu perlahan palkon nya dia hisap, mulut rani terasa penuh, dan tiba2 di dalam mulut nya terasa membesar, yah kontol Parto mendapat rangsangan jadi membesar, rani tersedak.
"oohhoogg..huk..ohookk..masss...akuh ga bisa.. Gedi men toh masss..." kata rani sambil batuk2.
" aahhh..ujung nya aja mbak..ayooo..." kata Parto sambil memegang kontolnyan dan mengarahkan ke mulut rani. Akhirnya dgn terpaksa, mulai di hisap kontol Parto yg besar itu, mulut rani melemot pelan2, palkonnya di hisap2 ujung nya, dan akhirnya seluruh palkon nya bisa masuk ke dalam mulut rani..
" ahh mbak..enak...hisap yg kuat...aahhh..pintar mbak..sshh..iyahhh..aahhh.." kata Parto menikmat emutan mulut rani di kontol besar nya, selama ini belum ada wanita yg berhasil memasukan 1/2 batang, 1/4 saja sudah batuk2... Geli terasa oleh Parto, dan makin lama lemotan rani membuat Parto makin terangsang, apalagi dia tadi saat menggosok itil rani terasa, jembut rani yg tipis, dan daging memek yg cukup tebal, Parto yakin rani lubang nya juga masih agak kecil, akrena belum pernah melahir kan... Sesudah Parto merasa cukup, langsung Parto menyuruh rani berdiri.

" mbak..sudah..aku masukin aja sini..bangunn" kata Parto sambil mengangkat badan rani supaya berdiri. Dan langsung mengangkat kaki kiri rani dan siap memasukan kontol besar nya ke dalam memek rani..
" mass..pelaan pellaaannnn!AAGHHH...AAGHHH..AAGHHH..masss rroobeekkk..oohhh " rani berteriak, Parto dengan sekali sentak langsung memasukan kontol besar kedalam memek nya dengan cepat, rani melotot merasakan memeknya penuh oleh kontol Parto, kaget dgn sentakan Parto, terasa seperti menembus kedalam perutnya, rahimnya seperti penuh oleh kontol besar Parto, belum lagi rani mengambil napas, Parto langsung mengocok kontol nya dgn memek rani, sentakan2 demi sentakan langsung di terima rani dgn cepat... Napas nya seperti tercekik, blm pernah dia merasakan gesekan kontol yg begitu kasar, memek rani bagai di desak oleh benda tumpul yg besar, ini lebih besar drpd terong yg selama ini dia pakai utk onani.
" mass...besar bgt sihh oohh..mass..aahhh...sshhh.." desah rani dalam goyangan Parto.
Rani ga tahan oleh sentakan kontol Parto, memeknya gatal nya bagai di garuk oleh kontol Parto yg besar, dan akhirnya rani orgasme lagi...
" mas..aahhh..aahh..akuhh keluaarr lagi mass..aahhh..sudaah mass..sebenntaarr aahhh..." rani meminta Parto utk berhenti sebentar, tapi yg ada Parto malah menaikan tempo goyangan nya lagi, fisik Parto begitu sempurna, badan kekar nya bagai mencekram tubuh rani yg di entot nya sambil berdiri, rani badan nya bergoyang di hantam gempuran Parto, tete nya bergoyangan dgn kencang, pinggulnya keras di hantam pinggul Parto, rasa ngilu di dalam memek nya berubah menjadi geli lagi, kontol Parto dgn perkasa nya keluar masuk di dalam memek rani yg cukup sempit.
" bentar mbaakk..aahh enak juga memek kamu mbak..sshhh...' kata Parto sambil menggempur rani.
Rani benar2 pasrah, kontol Parto memang nikmat, apalagi rani sudah lama tidak ML, dan sekarang memeknya habis di rojok kontol Parto.
" edan mass..oohhh...aahhh..akuhh..meh..metuh maningg mass...wess tohhh.aahhh" rani merintih...dengkul nya terasa lemas, dan rahimnya terasa ngilu dan geli bercampur. Dan akhirnya rani kembali orgasme. Dan Parto masih saja seperti jauh dr orgasme, goyangan nya seperti tidak pernah kendur, trus menghujam... Dan tiba2 Parto ke ingat, ini bukan hotel, ini rumah salah satu penghuni komplek..
" mbak, jam brapa nyonya mu pulang...hah..." kata Parto sambil memompa memek rani.
"oohhh..pahliinngg...seetengaahh ..aahhh..aahh..massss...jaammm..aahhh..dduuh mass..lemess akuhh" kata rani menahan hujaman kontol Parto.

" mbak badan nya di putar ...sshhh..." kata Parto, sambil mencabut kontolnya dan memutar badan rani...dan membuat rani menungging, pantat semok rani terlihat, dgn sunhole yg hitam..Parto memukul keras buah pantat rani..PLAAKK!
" ooww mass..periihh..aaaaaaaahhhhhh..mmassss..wess toohhh..biyunnggg..." rani mau protes pantat nya di geplak Parto, tp malah Parto langsung menghajar memek rani lagi lewat belakang.
Memek rani terasa lebih sempit saat di hujam dr belakang, kontol besar Parto seperti hampir masuk semua, rani menahan badan telanjang nya di meja kecil tadi, yg menghantam tembok tiap kali Parto menyodok kontolnya, dok..dok..dok..terdengar sampai keluar kamar, semua pembantu di luar tahu apa yg mereka lakukan di dalam kamar. Tapi karena mereka takut sama rani jadi mereka hanya mengintip dr jendela kamar rani, mereka melihat badan telanjang rani, dan kontol besar lipan, keluar masuk di dlam memek rani, rani seperti menikmati dan mengerang2 nikmat. Sudah hampir 1/2 jam dr awal tadi, Parto menghajar memek rani, kali ini rani benar2 habis di kerjain, rani sudah tidak menghitung orgasme nya, lemas sekali kakinya, apalagi skrg, Parto menghajar rani dr belakang, baru berapa kali sodokan, rani kembali keluar, geli sekali rasanya sodokan kontol Parto yg besar ini, orgasem nya menyerang lagi, energi rani bagai habis. Dan dia berharap Parto segera orgasme... Parto meremas tete nya yg bergantung dr belakang, sambil trus menyodok2 kontol nya, Parto menikmati sekali badan babu ini, sudah lama Parto tidak ML dgn kelas babu, buat Parto babu itu nikmat, karena mereka biasa nya tidak terlalu tau banyak soal seks, apalagi yg masih baru dr kampung. Tapi kadang babu juga suka membuat Parto kaget, ada juga yg hyper, dan tau banyak soal gaya seks. Dan rani termasuk yg kurang tau banyak, hanya genit, dan mata duitan, kali ini rani kena batunya.

" mbaakkk..akuh mau keluarr..di dalaam yahhh...oohhh..enakk bangett..siihh.." kata Parto makin kencang goyangan nya..
" masss..ooohhoohh....ojoohh di daalleemmm...AAGHHHH..." rani melarang Parto utk ngecret di dalam, tp yg ada Parto tiba2 menekan kontolnya dalam2 dan keluar peju yg banyak sekali...
"mmbaakkkk...ambbill ppejuhh kuuhh..aahhhh...aahhh.." kata Parto menikmati orgasme nya...
Setelah bbrp saat Parto menarik kontol nya dari memek rani, lalu dgn robekan celana dalam rani, Parto me lap kontolnya dari sisa pejuh nya... Rani masih dalam posisi nungging di meja kecil. Parto memakai celana biru nya kembali, dan merapikan bajunya, sisiran, lalu mengambil robekan kaos rani dan melap keringet nya. Sebelum keluar kamar Parto kembali memukul pantat rani..PLAKK!
" makasih yah mbak...lain kali lagi yah...enak banget memek mu" kata Parto sembari memukul pantat rani, dan meremas tete nya
" mas..kalu aku hamil piyeee..kok di keluarin di dalam siihh..." kata rani sambil nahan tangis...
" tenang aja, ada suami mu kan...hahaha, nanti aku yg bilang..pokoke mbak tenang aja..hahaha..." kata Parto cuek.
Lalu Parto keluar kamar dengan tenang, dan melihat ke arah 3 pembantu yg senyum2 ke arah Parto...
" napa neng..mau juga?" kata Parto ke arah mereka...
" iihh atuuttt..aahh..hihihi.." kata yg agak besar dgn centil
" ga ahhh..ke gedeaan siih masss..iihhh" jawab yg satu lagi, dan yg babu satu lagi cuma cengengesan genit...
" ah bertiga aja sekalian... Abang kuat kok..hayooo.." kata Parto mendekati mereka...
Langsung mereka kabur dgn cekikikan centil...
" sialan pada ngintip rupanya mereka tadi..hahaha... Dasar babu gatal..awas, nanti mereka bertiga kuentot semuanya.." kata Parto dalam hati.
Parto keluar dr rumah mewah tersebut, dan dgn motor maticnya Parto menuju post nya...
" eh kang Parto..darimana kang.." tanya anak buah nya...
" abis ngentotin babu pri..hahaha.." kata Parto cuek.
" buset, ga ngajak2...hahaha.." kata jupri teman Parto.